DAUR ULANG SAMPAH LADANG BISNIS YANG JARANG DIJAMAH




Sampah, mendengar kata tersebut pasti kita akan terbayang dengan sesuatu yang sudah tidak berguna, atau bahkan sesuatu yang menjijikkan. Ya, memang. Faktanya, sampah merupakan benda bekas yang sudah tidak kita pakai lagi secara langsung. Perlu kita ketahui, sekarang sampah telah menjadi suatu fenomena yang tidak dapat terhindarkan lagi dari lingkingan kita, karena akibat dari semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya. Hampir disetiap penjuru lingkungan terdapat sampah. Entah itu sampah organik yang dapat dengan sendirinya hancur ataupun sampah anorganik yang lama sekali hancur, seperti sampah plastik.
Sampah plastik merupakan sampah yang paling banyak. Dari sektor pertanian saja setiap tahun mencapai100 juta ton sampah plastik. Dengan jumlah sebanyak itu kita bisa membungkus planet yang kita huni ini sepuluh kali lipat. Benar-benar jumlah yang amat berlebihan mengingat angka di atas barulah sampah dari sektor pertanian saja. Belum lagi dari sektor industri dan lainnya.
Selama ini, sampah hanya kita lihat sebagai sampah saja. Padahal dibalik itu semua ada hal besar yang bisa kita manfaatkan dari sampah. Contoh saja dari sampah plastik. Sampah plastik bisa didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan plastik. Permintaan terhadap bahan baku ini pun sangat besar, sehingga pabrik pembuatan plastik sering kehabisan stok bahan baku. Belum lagi kalau dilihat dari sisi penyerapan tenaga kerjanya. Dalam bisnis ini banyak pihak yang bisa terlibat di dalamnya. Misalnya pemulung, penampung, bandar sampah plastik bekas, maupun pemasok ke perusahaan daur ulang sampah plastik.
Usaha daur ulang plastik, juga sangat berperan dalam membantu dan memelihara kebersihan lingkungan. Berbagai sampah plastik tersebut jika dibiarkan akan menjadi timbunan sampah, yang lama-kelamaan merupakan ancaman bencana yang berbahaya, seperti yang belum lama ini terjadi. Berbagai sampah plastik tersebut tidak dapat terurai  sehingga tidak ramah atau berbahaya bagi lingkungan.
Jenis usaha daur ulang sampah plastik  merupakan salah satu usaha yang handal dan fleksibel, dimana permintaan  pasar terus meningkat, mengingat hampir semua perusahaan membutuhkan bahan baku plastik daur ulang yang cukup tinggi. Bahkan pasar dari hasil daur ulang plastik ini bukan hanya di dalam negeri, karena pasar mancanegara justru banyak mencari bahan baku ini. Di pasar Internasional PET daur ulang memiliki nama PET Flakes/PET Regrind dengan size 10 mm. Pasar ekspor menyerap jauh lebih besar daripada pasar domestik. Negara yang banyak memanfaatkan PET Flakes adalah: Taiwan, India, Vietnam, Pakistan, RRC.
Tetapi pasar dalam negeri sendiri pun sampai saat ini masih kekurangan pasokan. Untuk pasar domestik, pada umumnya terbagi menjadi 2 kelompok plastik daur ulang, yaitu: kelompok film grade dan non-film grade seperti sampah plastik  lembaran kemasan makanan (kantong gula, tepung, dan lain-lain), kantong belanja (kresek), kantong sampah, pembungkus tekstil, tas, garmen, pembungkus rokok, pembungkus baju/kaos, karung plastik, dan lain-lain. Untuk non-film grade ada botol air mineral, juice, saos, minyak goreng, kosmetik, shampoo, oli, tutup botol, krat botol, ember, mainan, tong sampah, container, pipa PVC, kabel listrik, selang air, plastik gelombang, dan lain-lain.
Semua pabrik plastik daur ulang (recycling) membutuhkan plastik-plastik bekas (sampah plastik) baik dari kelompok film grade (plastik daun) maupun dari non-film grade. Plastik-plastik  tersebut sebagai  bahan utama/campuran untuk diproses daur ulang menjadi biji/pellet plastik, sehingga dikenal dengan nama biji/pellet plastik daur ulang. Hal ini hanya untuk membedakan dengan biji plastik original (asli). Karena biji plastik asli sebagian besar masih impor, sehingga harganya cukup mahal (tergantung dolar dan harga minyak dunia). Maka biji/pellet plastik daur ulang dapat menjadi suatu alternatif, dengan harga yang sangat kompetitif. Tentntu akan lebih bermanfaaat u saja bisnis ini sangat prospektif.
Jadi mulai sekarang hargailah lingkungan di sekitar kita. Jangan lagi membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik. Daripada kita buang lebih baik kita kumpulkan, lalu kita jual. Tentunya akan lebih bermanfaat bagi kita dan lingkungan.

Entri Populer